Andromeda Advertizing

Konsumsi 4 Makanan Ini Saat Anda Kelebihan Kalori

Posted on: 20 Desember 2011

Seringkali kita tidak bisa menahan hasrat makan yang menggila, sehingga asupan kalori pun lebih besar dari yang dibutuhkan. Banyak masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat terlalu banyak makan, karena semakin banyak radikal bebas yang terbentuk saat tubuh mencerna makanan.

Beberapa masalah yang bisa timbul diantaranya sakit jantung, diabetes dan kanker. Semakin banyak kita makan, akan semakin besar pula radikal bebas yang diproduksi. Jika Anda cenderung mudah tergoda memakan porsi besar, sandingkanlah makanan tersebut dengan makanan sehat yang bisa mengurangi dampak buruknya. Seperti dikutip dari Huffington Post, ada empat makanan yang bisa membantu Anda meminimalisir efek negatif dari makan berlebihan.

1. Rempah-rempah
Menambahkan bumbu rempah ke dalam makanan bisa mengurangi efek negatif dari hasrat makan yang berlebihan. Dalam studi yang dimuat dalam The Journal of Nutrition, responden yang memasukkan dua sendok makan rempah-rempah (seperti rosemary, oregano, kayu manis, kunyit, merica hitam, cengkeh, bubuk bawang putih atau paprika) ke dalam makanannya, kadar triglyceride dan insulinnya berkurang sementara level antioksidan di dalam tubuh meningkat setelah responden mengonsumsi makanan dengan lemak dan kalori tinggi. Para peneliti berasumsi, mencampurkan rempah dalam makanan membantu memperlambat penyerapan lemak. Sedangkan kandungan antioksidan membasmi radikal bebas yang mungkin diproduksi saat Anda makan berlebihan.

2. Jus Jeruk Murni
Flavonoid yang terkandung dalam jus jeruk segar membantu mengimbangi efek kerusakan jantung yang disebabkan kalori dan lemak berlebih dalam tubuh. Hal tersebut telah terbukti secara ilmiah. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, orang yang minum jus jeruk saat sarapan dengan makanan berkalori dan lemak tinggi, jumlah radikal bebas pada tubuhnya berkurang.

3. Buah
Akhiri acara makan berat Anda dengan buah. Memakan buah yang kaya antioksidan seperti berry, anggur, kiwi dan ceri membantu mengurangi efek merusak dari radikal bebas yang mungkin muncul setelah makan. Tapi sebaiknya jangan langsung mengonsumsi buah-buahan setelah makan. Dikutip dari detikhealth, jika tubuh memiliki masalah pada lambung, makan buah setelah makan bisa memicu reproduksi gas berlebih dalam perut sehingga menyebabkan kembung dan sesak. Tunggulah 1-2 jam setelah makan, jika ingin mengonsumsi buah.

4. Cuka
Selain menambah rasa, cuka juga bisa mengurangi peningkatan kadar gula darah yang mungkin terjadi setelah makan makanan tinggi karbohidrat dalam porsi besar. Gula darah tinggi bisa memicu orang untuk selalu ingin makan, terutama makanan manis. Peningkatan gula darah juga bisa menjadi masalah bagi penderita diabetes, karena tidak bisa mengolah glukosa dengan baik (kelebihan glukosa dalam darah bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan). Tambahkan satu sendok makan cuka pada makanan Anda, atau jadikan sebagai penambah rasa pada salad.Sumber:wolipop.com 20 Des 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Silahkan>>>KLIK DISINI

Desember 2011
S S R K J S M
    Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

%d blogger menyukai ini: